Thursday, August 25, 2011

Kenangan

Semua orang pasti punya sebuah kenangan. Bisa sebuah, bisa juga lebih.
Kenangan bisa berupa barang, pengalaman, atau perasaan.

Jika seseorang memberikan kita suatu barang krna suatu hal, kita pasti akan menyimpannya dan merawatnya dengan baik.
Barang yg kita peroleh baik itu dari orang tua, saudara, teman, atau pun pacar, smuanya akan menjadi kenangan setelah kamu menerimanya.
Dan jika barang yg kmu peroleh itu hilang, kamu akan merasa sangat kecewa dan kamu akan melakukan segala cara untuk memperoleh kembali barang tersebut. Hal itu adalah hal yang wajar. Karena bagaimanapun, suatu barang, sekecil apapun ukurannya, akan menjadi sangat berarti jika yg memberinya adalah seorang yang sangat spesial.

Pengalaman pun bisa dikategorikan dalam kenangan. Pengalaman lah yang mengandung unsur "kenangan" paling banyak dari pada yang lainnya.
Pengalaman yang paling susah dilupakan yaitu saat kita menghabiskan waktu kita dari pagi hingga petang bersama temen-temen kita dengan melakukan hal-hal yang sangat berkesan. Misalnya kita jalan2 dari pagi, makan2, lalu berfoto2 disana disini, terus bertingkah memalukan didepan orang banyak. Memang memalukan! Tapi hal yg memalukan itu lah yang membuat kita tidak lupa akan hal itu. Kita akan selalu mengingatnya kemana pun kita pergi, apalagi klo kita melihat orang yang melakukan hal yang sama.
Sekarang anak2 yang baru lulus SMA banyak yg pindah keluar kota untuk melanjutkan kuliah mereka. Naaahh, disaat-saat terakhir itu, mereka akan meluangkan waktu mereka untuk berkumpul bersama sahabat-sahabat terbaik mereka. Mau itu cuma ngumpul2, atau makan2, intinya mereka cuma mau menghabiskan 1 hari saja bersama sahabat-sahabat mereka. Karena mereka tau, mereka tidak akan bisa bertemu setiap hari seperti yang mereka lakukan saat SMA.
Waktu mereka berkumpul, mereka membicarakan semua hal yang telah mereka lewati. Dari yang menyontek, yang pulang skolah masih nongkrong diskolah sampe magrib, yang dikelas kerjaannya tidur doang, yaa mengenang semua hal semasa SMA pastinya.
Terkadang semua nya akan berakhir dengan tetesan air mata. Namun, itu air mata bahagia. Bahagia karena dia memiliki temen-temen seperti kalian. Temen2 yang selalu ada buat dia. Temen2 yang suka duka nya selalu bareng dia. Dan temen2 yang slalu bisa bikin dia tersenyum dan tertawa.

Memang agak aneh. Tapi sebuah perasaan juga bisa menjadi sebuah kenangan. Kenapa tidak? Coba kamu pikir, kapan terakhir kali kamu merasakan jatuh cinta? Atau kapan terakhir kali kamu merasakan perasaan yang sangat amat bahagia banget?
Kalo kamu cuma diem dirumah, gak jalan2 sama temen, atau gak pernah pergi2, pasti kamu kangen berat sama yang namanya perasaan bahagis apalagi perasaan jatuh cinta.
Perasaan seperti itu sangat susah di cari.
Keluarga, sahabat, apalagi pacar, cuma mereka yang bisa bikin kalian merasa berarti untuk hidup didunia ini.
Saat kamu lagi melamun, yang ada dipikiranmu pasti cuma kenangan sama temen2 dan pacarmu. Kamu pasti slalu berharap supaya bisa kembali ke waktu itu. Tapi setelah kamu berhenti melamun, kamu akan sadar kalo ini dunia nyata. Dunia yang gak bisa bikin kamu kembali ke masa lalu. Dunia yang cuma bisa dihadapi masa depannya dan gak bisa dikembalikan ke masa dimana kita punya kenangan yang sangat manis.
Saat seberkas kenangan terlintas lagi di pikiranmu, kamu akan mulai menangis. Kamu akan merasakan sesak di dada.
Belum lagi kalo yang kamu inget adalah kesalahanmu di waktu yg dulu. Kamu pasti pengen banget kembali ke waktu itu. Waktu dimana kamu buat kesalahan tersebut supaya kamu bisa kembali kesana dan memperbaiki segalanya. Tapi, semuanya udah terlambat. Yang sudah berlalu gak bisa dikembalikan. Nasi sudah menjadi bubur. Skarang kamu cuma bisa menghadapi kenyataan dan mulai untuk belajar dari kesalahanmu yang dulu supaya kamu gak jatuh ke kesalahan yang sama.

Kenangan itu ada yang manis dan ada yang pahit.
Seberapa manis kenangan itu, tergantung kamu membuatnya dan mengingatnya.
Sepahit-pahit apapun kenanganmu, tetaplah kenangan yang gak bisa diganti.
Mengenang sesuatu yang sudah lewat itu boleh-boleh saja. Namun, jangan sampe kamu terbawa emosi untuk kembali ke waktu kamu mengalami kenangan tersebut.

Kalo kamu masih remaja, buat lah hal2 yang berkesan supaya di masa depan, kamu bisa menceritakannya ke anak-cucu mu.
Tidak ada kenangan tanpa pengalaman.

Sebanyak apapun air mata yang keluar dri matamu, gak akan membuat kenangan2 tersebut kembali

No comments:

Post a Comment